topmetro.news, Sergai – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merilis data sementara terkait banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat intensitas hujan tinggi selama tiga hari terakhir. Peristiwa banjir itu terjadi pada Kamis (27/12/2025) sekitar pukul 05.50 WIB.
Informasi tersebut disampaikan Plt Kepala BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, S.T., M.AP, kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/11/2025) siang. Ia menjelaskan bahwa banjir tercatat terjadi di Kecamatan Sipispis, Tebing Syahbandar, Dolok Masihul, serta Kecamatan Perbaungan.
Menurutnya, curah hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat tajam sehingga meluap ke sejumlah pemukiman warga. Selain itu, luapan Sungai Sibarau juga menyebabkan air melewati tanggul di wilayah Kecamatan Dolok Masihul.
BPBD Sergai menyampaikan data sementara sebagai berikut:
1. Kecamatan Sipispis
Desa Simalas, Dusun I: 17 KK / 68 jiwa
2. Kecamatan Tebing Syahbandar
Desa Penggalian, Dusun II: 46 KK / 138 jiwa
3. Kecamatan Dolok Masihul
Desa Bukit Cermin Hilir: 123 KK / 369 jiwa
4. Kecamatan Perbaunga
Desa Pekan Perbaungan: masih dalam pendataan
Lahan terdampak:
Perkebunan kelapa sawit: ± 80 hektare
Tanaman hortikultura (ubi kayu dan lainnya): ± 60 hektare
BPBD menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi. Seluruh data bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai kondisi di lapangan.
Plt Kepala BPBD Sergai memastikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan sejak laporan pertama diterima.
“Pemerintah daerah bersama Satgas Penanggulangan Bencana telah melakukan koordinasi dengan kepala desa, camat, serta aparat TNI/Polri. Tim juga sudah turun langsung melakukan pemantauan dan asesmen di seluruh titik terdampak,” jelasnya.
Saat ini, ketinggian air di beberapa wilayah masih berada pada kisaran 10 hingga 60 sentimeter. Tim gabungan tetap bersiaga untuk memastikan keselamatan masyarakat dan memantau perkembangan situasi, terutama terkait aliran sungai dan intensitas hujan.
Abdul Rahman Purba turut mengingatkan warga di daerah rawan banjir, khususnya Kecamatan Tanjung Beringin dan Kecamatan Sei Rampah, agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
“Kami meminta masyarakat di wilayah rawan, seperti Tanjung Beringin dan Sei Rampah, untuk tetap waspada. Jika terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda banjir, segera laporkan kepada aparatur desa atau petugas BPBD terdekat. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegasnya.
BPBD Sergai juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun sigap dalam menghadapi perubahan cuaca. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, sementara Tim Satgas terus melakukan pemantauan intensif dan siap melakukan tindakan cepat jika situasi memburuk.
Reporter | Fani

